Formulir Kontak

KONTAK KAMI

Silahkan isi formulir di bawah ini untuk menghubungi kami

Nama

Email

Pesan



Scroll to top

HIKMAH AQIQAH : BOLEHKAH AQIQAH ANAK LAKI-LAKI DICICIL


PENGERTIAN AQIQAH DAN HIKMAHNYA
Hikmah Aqiqah
Aqiqah hukumnya adalah sunah muakkad, yang artinya ibadah ini mendekati wajib bagi orang yang mampu untuk melakukannya. Untuk kambing aqiqah, menurut pendapat para Ulama ahli fikih, jika yang lahir adalah bayi laki-laki maka sebaiknya menyembelih dua ekor kambing. 

Sementara jika bayinya perempuan cukuplah menyembelih satu ekor kambing.

Dan bagaimana jika anak yang lahir adalah laki-laki namun kita tidak mampu membeli dua ekor kambing.

Aqiqah Bayi Laki-Laki Dengan Satu Kambing

Begini sebetulnya, tidak ada istilah wajib di dalam hukum aqiqah. Asalkan tidak menyimpang dari sunah yang diajarkan oleh Rosulullah SAW maka hal tersebut diperbolehkan atau tidak dilarang.

Apabila hanya mampu menyembelih satu ekor kambing maka silakan saja memotong satu ekor. Dulu Rosulullah pun pernah melaksanakan tata cara ini saat melaksanakan aqiqah untuk kedua cucu Nabi yaitu Hasan dan Husain. Nabi Muhammad mengaqiqahi masing masing hanya dengan satu ekor kambing.

Hal ini bukan berita hoax, buktinya ada hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu , beliau menyebut bahwa :


أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَقَّ عَنِ الْحَسَنِ، وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا

"Bahwasannya Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam mengaqiqahi untuk Hasan dan Husain dengan masing-masing satu kambing." (Sunan Abu Dawud, no.2841)

Hadits tersebut dapat ditafsirkan apabila seseorang telah menyembelih satu ekor kambing karena kemampuannya memang hanya sebatas menyembelih satu ekor, maka hukumnya adalah ia sudah melaksanakan aqiqah sesuai ketentuan.

Hal ini diperkuat oleh Syekh Nawawi Banten dalam Hasyiyah Fathil Qarib. Beliau dikenal sebagai Tausyih ala Ibni Qasim mengatakan :

ويحصل أصل السنة عن الغلام بشاة لأنه صلى الله عليه وسلم عق عن الحسن والحسين كبشا كبشا

Pernyataan diatas bisa diartikan, apabila orang tua sudah terhitung mengamalkan sunah aqiqah bagi anak laki-lakinya, meskipun hanya menyembelih hanya satu ekor kambing. Pasalnya, Nabi Muhammad SAW sendiri pernah mengaqiqahkan dua cucunya Hasan dan Husein dengan dua ekor domba. Ini artinya Masing-masing satu ekor."

Dan inilah hikmah yang bisa kita petik dari melakukan aqiqah.  Islam tidak menghendaki kesukaran dalam melaksanakan ibadah. Agama Islam adalah agama yang memberikan kemudahan. Sesuai dengan surah Al-Baqarah ayat 185 dalam Al Qur’an:
يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ
“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu” [Al-Baqarah : 185]
Oleh sebab itu anda tidak perlu terlalu kawatir kalau hanya memiliki dana terbatas. Toh, Islam sangat toleran terhadap dompet umatnya. Kami balibul aqiqah Malang juga sangat mengerti dompet anda sehingga kami bertekad memberikan paket aqiqah dengan biaya murah.
Meski ada kelonggaran dalam Islam. Sebetulnya banyak orang tua yang tidak sreg jika harus menyembelih 1 ekor kambing untuk  anak laki-laki. Hal ini biasanya di dorong oleh rasa sayang dan ingin yang terbaik buat bayi yang baru lahir.
Perihal jumlah kambing dalam aqiqah ini, Syekh Abdullah bin Hijazi As-Syarqawi pernah berpendapat dalam karyanya yang berjudul, Hasyiyatus Syarqawi ala Tuhfatit Thullab sebagai berikut.

فالأقل من الذكر وغيره شاة وأقل الكمال فيه شاتان والكمال لا حد له

Pernyataan diatas bisa diterjemahkan begini : satu ekor kambing adalah batas minimal aqiqah untuk bayi lelaki ataupun bayi perempuan. Sementara dua ekor kambing merupakan batas minimal kesempurnaan aqiqah untuk bayi laki-laki. Agama Islam sendiri tidak memberi batasan yang jelas berapa jumlah kambing untuk aqiqah yang sempurna.
Hal ini juga sesuai dengan pernyataan Aisyah radhiyallahu 'anha ;
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُمْ عَنِ الغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ، وَعَنِ الجَارِيَةِ شَاةٌ

"Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kepada para sahabat untuk mengaqiqahkan anak laki-lakinya dengan dua kambing yang besar dan untuk anak perempuan cukup satu kambing" (Sunan turmudzi, no.1513).
Dari sini sebetulnya banyak orang tua bingung, kadang juga galau, dan bertanya dalam hati, apakah boleh aqiqah itu di cicil atau kita hutang untuk tujuan kesempurnaan tersebut.

Bolehkah Aqiqah Anak Laki-Laki Dicicil Atau Berhutang

Dicicil disini maksudnya, sekarang menyembelih satu ekor kambing kemudian dua tahun atau 3 tahun lagi menyembelih seekor kalau sudah ada dana. Biar genap dua ekor. Dan disini hukumnya adalah baik. Bahkan lebih baik daripada hanya menyembelih satu ekor saja.
Lalu bagaimana jika kita ingin mengaqiqahi dengan jalan berhutang ?
Adapun orang yang belum mampu untuk melakukan aqiqah saat itu juga. Namun orang tua tersebut memiliki sumber penghasilan tetap dan dinyatakan bisa bisa membayar hutang dengannya di kemudian hari, maka hukum aqiqah ini adalah boleh. Tidak mengapa dia berhutang demi ibadah.
Imam Ahmad pernah berujar jika :
إذا لم يكن عنده ما يعق فاستقرض رجوت أن يخلف الله عليه إحياء سنة
“Kalau dia tidak memiliki harta untuk aqiqah kemudian berhutang maka aku berharap Allah menggantinya karena dia telah menghidupkan sunnah.” (Al-Mughny, Ibnu Qudamah 13/395)
Dan sebaliknya, sesuai pendapat Manshur bin Yunus Al-Bahuti  dalam Kasysyaf Al-Qina’ ‘an Matnil Iqna’, apabila orang tua tidak memiliki penghasilan tetap. Pekerjaanya masih serabutan, maka lebih baik dia tidak berhutang sebab nanti akan memudharati dirinya sendiri dan orang yang menghutanginya.
Intinya, aqiqah adalah ibadah yang tidak menyusahkan. Jika belum mampu ya kemudian hari bisa. Dan orang tua maupun anak tetap akan mendapat pahala aqiqah yang luar biasa.

Hikmah Aqiqah : Apa Manfaatnya

Menyembelih hewan saat kelahiran anak merupakan bagian dari ibadah. Oleh sebab itu akikah mengandung banyak hikmah. Menurut Syekh Abdullah Nashih Ulwan dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam, akikah memiliki beberapa hikmah yang bisa kita petik sebagai pelajaran. 

Diantaranya adalah :
1.    Sebagai perlindungan dari setan yang dapat mengganggu bayi baru lahir
Seperti dijelaskan dalam Shahih al-Jami
كُل غُلاَمٍ رَهيْنَةٌ بعَقيْقَتِهِ
“Setiap anak tergadai dengan akikahnya.” (HR Ahmad (5/12), Abu Dawud no. 2837, at-Tirmidzi no. 1522, dll.; dinyatakan sahih dalam Shahih al-Jami’ no. 4541.)
Karena setiap anak itu tergadai dengan akikahnya maka aqiqah adalah wujud perlindungan dari gangguan setan yang mengganggu anak-anak. Hal ini jugalah yang dimaksud oleh Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah.
2.    Aqiqah memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya
Akikah sendiri merupakan bentuk tebusan untuk anak yang akan memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya saat hari kiamat. Ini sesuai dengan pendapat Imam Ahmad yang mengatakan, "Dia tergadai dari memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya (dengan akikahnya)."
Dan itulah hikmah aqiqah. Manfaat aqiqah bukan hanya untuk anak tapi juga orang tua, Bahkan tetangga juga dapat manfaat sebab bisa mendapatkan masakan aqiqah yang enak.
Oleh sebab itu, jika semasa kecil anda belum diaqiqahi oleh orang tuan, maka ketika dewasa dan telah mampu untuk melaksanakan aqiqah atas dirinya. Sebaiknya, laksanakanlah aqiqah. Nabi Muhammad SAW pun mengaqiqahi diri sendiri ketika Beliau berumur 40 tahun. Jadi jangan tunggu nanti bila sudah mampu. Segera hubungi kami untuk Menunaikan Aqiqah.
HP: TELPON/SMS/WA : Klik WA-0822-4568-0558

 Chat Now

1 komentar:

  1. kalau aqiqahnya 1 kambing dan 1 ekor sapi bagaimana hukumnya?

    BalasHapus